Judul Projek Membangun Kesadaran dan Aksi Tanggap Lingkungan Melalui Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik
Berikut ini adalah Projek pembelajaran Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat PKBM Wong Sing Gesit Tangsel untuk pengolahan sampah organik dan anorganik dalam proyek P5 (Penguatan Profil Pancasila) dengan menerapkan kelima unsur yang disebutkan:
Judul Projek: "Membangun Kesadaran dan Aksi Tanggap Lingkungan Melalui Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik" PKBM Wong Sing Gesit Tangsel
I. Kerjasama:
- Mengorganisir kelompok belajar PKBM Wong Sing Gesit Tangsel tentang pengolahan sampah di dalam komunitas atau sekolah.
- Mengadakan pertemuan rutin untuk berbagi ide, pemahaman, dan pengalaman terkait pengolahan sampah.
- Melibatkan siswa dalam aktivitas kelompok, seperti membuat poster atau presentasi bersama tentang pengolahan sampah.
II. Bekebinekaan Global:
- Mempelajari berbagai praktik pengolahan sampah organik dan anorganik dari berbagai negara.
- Menyelenggarakan diskusi tentang dampak global dari permasalahan sampah dan pentingnya kolaborasi dalam menangani masalah ini.
- Menggali solusi kreatif dari berbagai budaya untuk mengurangi dan mendaur ulang sampah.
III. Mandiri:
- Membentuk tim pengelola sampah di dalam sekolah atau komunitas yang bertanggung jawab atas pengumpulan, pemilahan, dan pengolahan sampah.
- Mengembangkan program pelatihan untuk membekali siswa PKBM Wong Sing Gesit Tangsel dengan keterampilan pengelolaan sampah yang mandiri.
- Mendorong siswa untuk mengambil inisiatif dalam mempraktikkan pengolahan sampah di rumah dan melaporkan hasilnya.
IV. Kreatif:
- Mengadakan lokakarya seni daur ulang untuk menginspirasi siswa dalam mengubah sampah menjadi karya seni atau produk yang berguna.
- Mengajak siswa PKBM Wong Sing Gesit Tangsel untuk merancang dan membuat kontainer daur ulang kreatif untuk pengumpulan sampah di sekolah.
- Mengadakan kompetisi desain atau penulisan cerita pendek tentang pentingnya pengolahan sampah secara kreatif.
V. Bernalar Kritis:
- Melibatkan siswa dalam diskusi terbuka mengenai permasalahan lingkungan yang disebabkan oleh sampah organik dan anorganik.
- Mendorong siswaPKBM Wong Sing Gesit Tangsel untuk mengidentifikasi dan menganalisis dampak positif dan negatif dari praktik pengolahan sampah yang ada.
- Memfasilitasi debat atau forum terbuka tentang kebijakan atau tindakan yang dapat diambil untuk meningkatkan pengelolaan sampah.
Setiap unsur P5 dapat diintegrasikan dalam setiap tahap proyek. Misalnya, dalam tahap kerjasama, siswa dapat bekerja sama dalam kelompok untuk merencanakan dan melaksanakan langkah-langkah pengolahan sampah. Sementara itu, dalam tahap bekebinekaan global, siswa dapat belajar tentang praktik pengelolaan sampah dari berbagai budaya di dunia.
Harapannya, melalui proyek ini, siswa akan dapat meningkatkan kesadaran lingkungan, belajar bekerja sama dalam tim, mengembangkan kreativitas mereka, berpikir kritis tentang masalah lingkungan.
Under tag:
IKM, P5, implementasi kurikulum merdeka berbagi
Komentar
Posting Komentar